Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar adalah slogan dari kegiatan pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK). Saya Windhi Oktavina telah melaksanakan pembelajaran berbasis TIK dan saat ini berada di level 4 yaitu berbagi dan berkolaborasi. Saya memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam mencari inspirasi atau ide pembelajaran. Saya melihat video pembelajaran dimana seorang guru sedang melakukan walking galery. Saya melihat video tersebut melalui tautan berikut: Teman-teman dapat mengakses video tersebut menggunakan akun belajar.id. Murid kelas dua SD saya bagi menjadi enam kelompok. Dua kelompok membahas tugas Ayah, dua kelompok membahas tugas ibu dan dua kelompok membahas tugas anak. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka di template poster yang telah disediakan guru. Setelah itu masing masing kelompok akan dibagi menjadi tiga kelompok baru sehingga masing- masing murid akan menjadi narasumber ...
Rekan-rekan merdeka setelah kita membahas empat macam tes untuk memastikan suatu tindakan melanggar kode etik atau tidak dan lima prinsip kode etik guru merdeka belajar, mari kita berdiskusi apa yang dimaksud dengan paradigma keputusan dalam menghadapi dilema etis. Dilema etis terjadi saat seorang guru berada pada dua pilihan sulit. Bila memilih A maka B akan dirugikan dan sebaliknya. Saat seorang guru berada dalam dilema etis, guru dapat menggunakan paradigma keputusan. Pertama kebenaran VS kesetiaan. Seorang guru sebut saja nama nya elang izin sakit. Marwa sebagai seorang sahabat sebenarnya sudah tahu bahwa elang izin sakit karena ingin menghindari sebuah tugas. Pak kepala sekolah bertanya kepada Marwan apa yang sebenarnya terjadi. Marwan berada pada dilema setia kepada sahabat atau harus menyatakan kebenaran. Paradigma kedua adalah individu VS masyarakat atau satu orang melawan kepentingan banyak orang. Seorang guru berada pada situasi satu muridnya yang dinyatakan mengidap Asp...
Pagi rekan-rekan merdeka. Jumpa lagi di blog merdekateacher24. Apakah rekan-rekan merdeka pernah membuat profil murid? Apa alasa membuatnya? Hari ini saya Ingin berbagi cara membuat profil murid. Hal ini perlu dibuat karena muridlah yang akan mengalami proses belajar. Cara pemahaman hidup murid dapat didapatkan melalui data sekunder, laporan belajar sebelumnya, asesmen di awal semester, dan observasi pada Minggu awal proses belajar. Dalam data sekunder, guru dapat mengumpulkan informasi tentang latar belakang orangtua terkait pekerjaan dan sarana belajar di rumah. Data ini juga dapat menampilkan informasi terkait kebiasaan murid di rumah. Laporan belajar sebelumnya dapat memberikan catatan kelebihan dan kekurangan murid dalam kegiatan pembelajaran. Asesmen di awal semester atau diagnostik tes akan memberikan gambaran kemampuan penguasaan materi murid. Guru dapat mengobservasi murid di awal proses belajar untuk melihat gaya belajar para murid. Guru dapat menggunakan rubrik dalam ob...
Comments
Post a Comment
Thank you for your visit.