Salam jumpa rekan-rekan merdeka. Hari ini saya masih lanjut dengan 70 days writing challenge. Tak terasa sudah masuk ke tulisan ke lima saya. Rekan-rekan sudah baca belum ni tulisan saya sebelumnya? Di tulisan saya sebelumnya, saya sudah membagikan tiga prinsip merdeka belajar, tiga jenis assessment dan juga miskonsepsi manajemen kelas. Ada baiknya rekan-rekan merdeka baca tiga artikel tersebut sebelum membaca tulisan saya yang kelima ini. Tapi kalau tidak sabar mulai membaca artikel ini ya tidak mengapa. Cuz.... Rekan-rekan merdeka pasti sudah sering mendengar kata disiplin. Kebanyakan kita mengasosiasikan disiplin dengan hukuman. Kita berpikir supaya murid disiplin maka kita memberi hukuman bagi murid yang melakukan kesalahan. Mari kita bandingkan perbedaan disiplin dengan hukuman. Disiplin memberikan murid alternatif yang bersifat positif sedangkan hukuman memberi tahu murid apa yang tidak boleh dilakukan tanpa menjelaskan mengapa. Murid lebih baik diberikan pilihan sebe...
Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar adalah slogan dari kegiatan pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK). Saya Windhi Oktavina telah melaksanakan pembelajaran berbasis TIK dan saat ini berada di level 4 yaitu berbagi dan berkolaborasi. Saya memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam mencari inspirasi atau ide pembelajaran. Saya melihat video pembelajaran dimana seorang guru sedang melakukan walking galery. Saya melihat video tersebut melalui tautan berikut: Teman-teman dapat mengakses video tersebut menggunakan akun belajar.id. Murid kelas dua SD saya bagi menjadi enam kelompok. Dua kelompok membahas tugas Ayah, dua kelompok membahas tugas ibu dan dua kelompok membahas tugas anak. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka di template poster yang telah disediakan guru. Setelah itu masing masing kelompok akan dibagi menjadi tiga kelompok baru sehingga masing- masing murid akan menjadi narasumber ...
Salam jumpa rekan-rekan merdeka. Melanjutkan diskusi kita kemarin tentang pemetaan murid, saya akan membahas lebih lanjut pemetaan murid hasil asesmen diagnostik Guru memulai identifikasi tujuan dan cakupan belajar. Susunlah sepuluh soal dengan kriteria: Dua soal, sesuai kelasnya dimana tujuan belajar dan cakupan adalah dari semester satu. Enam soal, satu kelas di bawahnya dimana tujuan belajar dan cakupannya adalah dari semester satu dan dua. Dua soal, dua kelas dibawah nya dimana tujuan belajar dan cakupannya adalah dari semester dua. Petakan murid mejadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah murid dengan rata-rata kelas. Kelompok kedua adalah murid satu semester dibawah rata-rata. Kelompok ketiga adalah murid dua semester di bawah rata-rata. Masing-masing kelompok akan membutuhkan penyesuaian strategi pembelajaran. Ulangi proses yang sama di setiap awal pembelajaran. Demikianlah langkah-langkah pemetaan murid berdasarkan hasil asesmen diagnostik k...
Comments
Post a Comment
Thank you for your visit.